Mengenal NLP

Pelatihan NLP Sampit, Kalteng.

NLP itu apa sih? Tanya seorang peserta pelatihan, ketika saya menjelaskan tentang model komunikasi NLP pada suatu sesi pelatihan di sebuah perusahaan nasional. Iseng, saya lempar pertanyaan kepada seluruh peserta: ”apakah sudah mengenal NLP?” Ternyata semua peserta, yang terdiri dari para manajer itu, menjawab belum. Saya pun menjelaskan apa itu NLP. Demikian juga dengan satu grup FB yang saya itu. Tidak banyak anggota grup yang menanggapi tulisan anggota yang menyinggung tentang framing NLP. Saya yakin itu karena anggota grup belum kenal tentang NLP.

NLP merupakan singkatan dari Neuro-Linguistic Programming. Mungkin ada juga NLP lain dari disiplin yang berbeda. Namun yang kita bahas dalam NLP ini adalah yang dalam konteks pemberdayaan atau pengembangan diri. Dan seperti kita maklum, tiga komponen dalam NLP adalah Neuro yang berarti susunan saraf atau mengarah kepada otak atau pikiran, kemudian linguistik yang tiada lain adalah bahasa dan penggunaannya, serta programming alias pemprograman. Jadi NLP lebih kurang bermakna pemprograman pikiran dengan menggunakan bahasa.

Penggagas NLP adalah Richard Bandler seorang mahasiswa jurusan matematika Universitas of California di kampus Santa cruz yang juga mendalami komputer dan DR. John Grinder seorang associate professor bidang Linguistik. Ahli komputer dan doktor linguistik ini kemudian membuat model,  kodifikasi secara sistematik dari hasil observasi terhadap para terapist tersebut. Model tersebut ia coba tidak hanya untuk terapi namun juga dibidang lainnya,Bidang tersebut antara lain Manajemen, Bisnis, Olahraga, Pelatihan, Pendidikan Marketing, Sumberdaya manusia dan bidang-bidang lainnya dengan hasil yang memuaskan.

Model tersebut tersebar dengan cepat dan membuat penasaran untuk mempelajari dan mengaplikasikan model tersebut dalam grup diskusi yang diselenggarakan di Universitas tempat Bandler-Grinder berada. Model tersebut belum diberi nama. Mereka kemudian  melakukan diskusi selama 36 Jam untuk menentukan model tersebut dan mereka sepakat model tersebut diberi nama Neuro Linguistic Programming ( NLP ) yang kini telah menyebar ke seluruh dunia.

Baca Juga  Kenapa Fasilitator Outbound harus belajar NLP?

NLP sangat peduli dengan acting on the result atau berorientasi pada tindakan, bukan hanya sekedar memahami dunia di sekilingnya, melainkan bagaimana semua pengalaman yang kita miliki menjadi kekuatan, menuju manusia sukses. Maka tidak heran kalau para ahli NLP menyebut NLP adalah program pikiran menjadi kenyataan, from mind to real. Singkatnya, bagaimana sebuah program pikiran benar-benar mem-body sehingga menjadi perilaku sukses. Dengan kata lain NLP adalah sebuah studi tentang bagaimana kerja “otak”, dan  bagiamana memprogram “otak” tersebut sehingga menjadi powerful.

Jika Anda atau organisasi Anda, ingin belajar NLP, baik sebagai praktisi NLP maupun dalam aplikasi NLP untuk komunikasi, pemasaran, kepemimpinan atau leadership, maupun untuk manajemen, lembaga kami siap membantu. Fasilitator kami yang kompeten dan berpengalaman sangat senang dapat bekerjasama dengan Anda dan lembaga Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kontak kami, baik untuk pelatihan inhouse training maupun online training.

 

Karena NLP efektif dan ini dapat membuat Anda terpesona, sehingga pelan dan perlahan tetapi dapat menggeser akidah Anda, maka pilihlah trainer NLP yang mengingatkan Anda tentang hal ini.

Kami melayani di Malang, Yogyakarta, Palangkaraya, Banjarmasin, Sampit, Banjarbaru, Kandangan, Samarinda,  Pangkalan Bun, Balikpapan, Kuala Kapuas, Buntok, Pelaihari, Makassar, Ambon, Banda Aceh, Pontianak, Jayapura,  dan kota lainnya di Indonesia. Baik di Kalsel, Kaltim, Kalteng, ataupun provinsi lainnya.

Salam hebat bermanfaat.

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *