CSR dan Kepentingan Perusahaan

Pelatihan CSR Sampit, Kalteng.

Ketika berbicara tentang CSR (corporate social responsibility), banyak pihak, terutama birokrat dan politisi, lebih banyak berbicara CSR dalam kaitannya dengan sumbangan atau kontribusi perusahaan dalam bentuk bantuan tertentu kepada masyarakat. Padahal berbicara CSR sebenarnya juga berbicara soal etika bisnis dan kepentingan perusahaan itu sendiri. Bahkan ketika berbicara tentang tanggungjawab sosial perusahaan, sebenarnya jauh lebih luas dari sekedar sumbangan.

Tanggung jawab sosial perusahaan  adalah pendekatan bisnis dengan memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan. Tanggung jawab sosial adalah komitmen bisnis untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan masyarakat.

Dan seperti yang kita bicarakan sebelumnya, ada empat klasifikasi CSR yakni charity atau filantropi, social license operate, conflict prevention, dan community development. Dalam keempat klasifikasi ini terdapat kepentingan perusahaan. Dalam program charity misalnya, sumbangan yang diberikan perusahaan tidaklah sekedar amal atau kepedulian, didalamnya juga ada upaya menyambung hubungan dan kedekatan dengan masyarakat. Tujuannya jelas, terkait dengan social license operate agar perusahaan tersebut dapat diterima.

Adapun conflict prevention merupakan bantuan kepada masyarakat yang rentan terganggu terhadap adanya operasional atau kegiatan perusahaan.  Disini jelas, bagaimana perusahaan berupaya membangun keselarasan dengan masyarakat sehingga dampak negative dari kegiatan perusahaan dapat ditekan seminimal mungkin. Sedangkan community development merupakan upaya pemberdayaan (empowering) berkenaan dengan keberlanjutan bisnis perusahaan dan bagaimana masyarakat dapat mengatasi dampak negatif keberadaan operasional perusahaan secara mandiri.

Dalam konteks ini, pengelolaan CSR pada perusahaan berbasis pemanfaatan sumberdaya alam semisal perkebunan yang operasionalnya dapat berkelanjutan, tentu berbeda dengan perusahaan yang berbasis ekstraktif semisal pertambangan, yang apabila bahan tambangnya habis, maka operasional perusahaan akan berhenti. Disinilah bagaimana CSR itu dikelola dengan baik dan disinilah titik tekan pentingnya pelaksanaan community development alias empowering itu.

Baca Juga  Integrasi CSR dan Pembangunan Desa, Kolaborasi Membangun Kalteng Berkah

Setidaknya ada tiga panduan dalam pelaksanaan CSR. Pertama,  CSR merupakan tindakan yang memberikan dampak panjang untuk masyarakat sekitar dan pemangku kepentingan perusahaan. Kedua, Kegiatan CSR seharusnya sesuai dengan konsep good governance yang mengedepankan akutanbilitas dan transparansi.Ketiga, mengikuti panduan dari ISO 26000.

Pemahaman tentang kepentingan bisnis perusahaan ini penting dipahami pihak-pihak yang terkait dengan pengelolaan CSR, sehingga dapat menyelaraskan semua pemangku kepentingan (stakeholder) sehingga dapat berjalan selaras dan semua kepentingan dapat diakomodir. Bagaimana pun besarnya dana CSR sebenarnya tidak akan pernah cukup dalam menyelesaikan kepentingan semua pihak yang terkait, namun demikian dengan adanya perencanaan program CSR yang baik, penyusunan dan pengelolaan program CSR akan dapat lebih efektif mencapai sasarannya. Bukankah perencanaan yang baik adalah setengah dari keberhasilan?

Salam santun membumi.

 

Perusahaan Anda memerlukan pelatihan pengelolaan CSR atau community development ataupun people empowering, sila menghubungi kontak kami. Kami akan senang sekali bekerjasama dengan Anda atau perusahaan Anda, terutama menyangkut pembangunan perdesaan. Termasuk berkenaan dengan Bumdes ataupun integrasi CSR dan pembangunan Desa. Tidak terbatas hanya di Kotim, Kobar, Palangkaraya, Lamandau, Seruyan, Katingan, Sukamara, Barito Utara, Kapuas, Pulamh Pisau, Katingan, ataupun Barito Selatan di Kalteng. Tetapi juga di Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Banjar, Tanah Laut, dan Rantau di Kalsel. Bahkan di Samarinda atau Balikpapan di Kaltim. Termasuk daerah lain seperti Malang, Magelang, Yogyakarta, Jakarta, Manado, Pontianak, dan daerah lainnya di Indonesia. Pengalaman dan kompetensi kami in syaa Allah akan membantu kesuksesan kita. Borneo Development Center (BDC) : Communication, Leadership, and Management. NormanSyah : Inspiratif, Praktikal, Humanis. CSR Kalteng. BDC: Nilai Lebih Bisnis Anda.

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *