Adab dan Kinerja Organisasi

Pelatihan SDM Sampit, Kalteng.

Survei pada 457 pimpinan perusahaan  di Amerika Serikat yang dilakukan oleh National Association of Colleges and Employers tahun  2002 menemukan 20 jenis soft skill yang paling dipentingkan dalam perusahaan-perusahaan tersebut. Dan ternyata  kemampuan komunikasi sebagai keterampilan nomor satu yang diperlukan dalam mendukung karir seseorang dengan nilai 4,69 pada skala 1-5. Sedangkan kejujuran atau integritas yang menempati kualifikasi nomor 2 dengan bobot sebesar 4,59. Sedang urutan tiga sampai lima ditempati oleh kemampuan bekerjasama (4,54),  dan Kemampuan Interpersonal (4,50). Sedangkan prestasi akademik yang dinilai dari Indeks Prestasi Komulatif >3 hanya menempati urutan ke-17 dengan bobot 3,68.

Jika mau disederhanakan, seluruh kemampuan tersebut dapat dirumuskan dalam satu kata yakni adab. Kenapa adab dan bukan etika? Alasannya adalah adab mempunyai acuan yang jelas yakni ajaran agama. Sedangkan etika yang merupakan produk budaya, bisa berbeda di setiap suasana ataupun negara. Bahkan di setiap daerah, terdapat etika yang berbeda yang dalam istilah Jawa biasa disebut tatakrama, sedangkan daerah lain menyebutnya sebagai adat.

Dalam konteks ini terdapat tiga hal penting yakni adab, penampilan, dan kinerja.  Adab merupakan tuntunan/norma bagaimana seseorang berperilaku,  dikaitkan dengan sopan santun (etika/tatakrama). Adab biasanya dikaitkan dengan ilmu. Seseorang yang bagaimana pun tinggi keilmuannya, misalnya punya banyak gelar akademi yang tinggi, tetapi jika ia tidak beradab atau beretika, maka ilmunya dianggap sia-sia. Sebaliknya, walaupun seseorang yang dianggap rendah kemampuan akademis atau tingkat pendidikannya, akan dihargai ketika ia beradab atau berakhlak.

Akhlak itu adalah tabiat atau watak seseorang yang merupakan refleksi akan pemahamannya akan adab. Jadi, jika adab adalah tuntunan atau normanya, maka akhlak adalah prakteknya. Sedangkan penampilan adalah bagaimana seseorang menghadirkan dirinya di hadapan orang lain, baik berkaitan fisik, seperti kebersihan dan kerapian diri, memakai pakaian yang sesuai, dan bagaimana bahasa tubuhnya saat berhadapan dengan orang lain. Maupun bersikap non-fisik, seperti bagaimana dia bertutur atau emosinya dalam situasi tertentu.

Baca Juga  Bintek Kepemimpinan Kades Kotim Seruyan Kobar Kalteng

Pada kenyataannya, adab dan penampilan dapat mengantarkan sukses atau kebahagiaan seseorang. Sebab mereka yang beradab agar menjaga penampilan dan perilakunya dihadapan orang lain agar sesuai dengan norma yang berlaku. Orang yang beradab faham menempatkan dirinya dan menempat orang lain dalam posisi yang seharusnya. Tahu batas mana yang sepantasnya dilakukan. Tahu hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Yang pada akhirnya akan berujung pada kinerja yang tinggi. Sebab seorang yang beradab akan tepat waktu, bekerja sungguh-sungguh, dan punya tujuan jelas bahwa bekerja itu terkait ibadahnya, sehingga ia akan jujur dan menghindari manipulasi atau permainan yang merugikan pihak lain.

Dalam penerapan adab, pihak yang lebih tinggi dalam sebuah organisasi, entah perusahaan atau instansi, semestinyalah yang paling awal menerapkan adab  bagi yang dibawahnya. Dalam bahasa lain, penerapan adab harus dimulai dari keteladanan. Pada bagian lain, adab dalam organisasi meski diperkenal sedini mungkin. Adab perlu dimasukkan dalam pelatihan atau training SDM di organisasi. Baik melalui seminar, training, maupun outbound.

Pertanyaannya kemudian adalah… bagaimana adab di tempat kerja?

Ok.  Jika organisasi Anda, baik organisasi bisnis maupun organisasi publik memerlukan pelatihan SDM berkenaan soft skill secara umum maupun  menyangkut komunikasi dan leadership silakan menghubungi BDC Training. Kami siap membantu di Palangka Raya, Banjarmasin, Pangkalan Bun, Surabaya, Kendari, Balikpapan, Buntok, atau Samarinda, ataupun kota lain di Indonesia. Kalteng, Kalsel, Kaltim dan Provinsi lainnya.

Sampai bertemu di workshop kita, Salam hebat bermanfaat.

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *