Public Speaking Sampit Kalteng.
Personal branding merupakan identitas kepribadian seseorang yang dapat menimbulkan persepsi dalam benak orang lain ataupun khalayak. Dengan kata lain, orang akan menginat kita sebagai pribadi yang demikian-demikian atau mengaitkan sesuatu dengan nama kita. Misalkan ketika orang menyebut nama “Norman” , otomatis dalam benak Anda akan membayangkan sebagai fasilitator public speaking yang efektif.
Ada tiga hal penting, mengapa seseorang memerlukan personal branding dalam dunia profesional, terutama dalam bidang public speaking. Pertama, kita memerlukan kepercayaan dari orang lain dalam hampir semua bidang pekerjaan, termasuk public speaking ini.
Setiap orang memerlukan kepercayaan dari orang lain. Tanpa adanya kepercayaan (trush), tidak akan ada orang lain yang peduli dengan keahlian kita. Sehingga tidak ada yang mau mau mendengarkan Anda. Apalah lagi, mau memperhatikan dan mengingat apa yang kita sampaikan.
Orang menilai kita karena pembawaan dan keahlian kita. Lantas bagaimana mereka tahu bahwa kita memiliki kemampuan yang mereka harapkan, jika kita tidak memiliki branding yang baik dalam bidang kita, katakanlah public speaking.
Oleh karenanya perlu ditanamkan dalam identitas dan pembawaan kita, bahwa kita memang seseorang yang menekuni public speaking dan memiliki keahlian itu. Kita memang bisa mengatakan bahwa kita ahli dalam public speaking, tetapi orang lain memerlukan sesuatu untuk percaya bahwa kita memang seorang public speaker. Dalam kontek inilah sangat penting kita untuk membangun personal branding bahwa kita bukan kaleng-kaleng.

Hal kedua, kenapa kita perlu membangun personal branding adalah karena kita memerlukan pengakuan orang lain. Eksistensi kita perlu diakui orang lain . Percaya saja tidak cukup, jika tidak ada pengakuan. Jika kita memiliki brand yang bagus, orang akan respek terhadap kita . Dan itu artinya kita sudah Anda dapat peluang untuk melakukan peluang ekonomi. Paham kan maksudnya?
Adapun yang ketiga, kita memerlukan personal branding karena kita memerlukan orang lain untuk menggunakan jasa atau produk kita.Jika kita menawarkan keterampilan atau jasa, maka hal yang kita harapkan adalah agar orang lain bersedia menggunakan jasa kita. Biasanya calon klien atau customer hanya mau menggunakan jasa kita jika kita punya brand yang kuat.
Kita ambil contoh simpel saja. Di Indonesia ini banyak sekali internet marketer yang memasarkan pelatihan atau produk yang mereka kepada masyarakat melalui media sosial. Masalahnya, apakah semua sukses menjual pelatihan dan produknya? Tidak kan?
Untuk itu, jika kita ingin dikenal khalayak sebagai seorang public speaker, maka ciptakan dan bangun personal branding. Kalau tidak, orang tidak akan mengenal kita dan kita mengkaitkan kita dengan keahlian apa pun yang “layak jual”. Dan mengikuti workshop pada lembaga pelatihan yang kompeten dan berpengalaman adalah cara membangun personal branding yang baik. Bagaimana? Anda setuju?
Salam hebat bermanfaat.