Layanan Gangguan Psikosomatik di Sampit, Kalteng
Pernah dengar tentang penyakit yang tidak kunjung sembuh? Penyakitnya sih ringan saja. Sekedar sakit kepala atau pusing, nyeri di bagian tertentu, mual atau perih di bagian perut, dan seterusnya. Masalahnya penyakit “ringan” ini selalu hadir dan berulang-ulang datang tanpa penyelesaian. Sehingga harus bolak balik ke dokter dengan keluhan yang sama. Atau kalau tidak, mesti menenggak obat jenis tertentu selama bertahun-tahun. Bahkan acapkali harus membawa obat ini jika bepergian ke luar kota.
Jika Anda termasuk yang demikian, bisa jadi Anda mengalami gangguan psikosomatik. Apa itu?

Psikosomatik sebenarnya lebih sebagai gangguan, sehingga sering disebut sebagai gangguan psikosomatik. Jika didefinisikan, gangguan psikosomatik adalah gangguan fisik yang timbul akibat pengaruh pikiran atau emosi. Misalnya saja karena cemas, marah, merasa tertekan. Hingga stress dan depresi. Jadi gangguan ini tidak dipengaruhi oleh masalah fisik yang jelas, seperti luka, atau penyakit infeksi.
Selain dapat menimbulkan gangguan fisik tersendiri, gangguan psikosomatik juga dapat menambah keluhan atas penyakit lainnya. Misalnya saja mereka yang menderita sakit lambung (maag), akan dapat menambah parah penyakitnya dan menambah berat keluhannya, jika yang bersangkutan mengalami cekaman (stress) ataupun masalah emosi lainnya. Hal yang sama pada penderita asma, tekanan darah tinggi, diabetes (gula darah), dan lainnya.
Masalahnya pun terkadang tidak hanya berhenti pada penyakit yang dianggap “ringan”. Dalam banyak hal, gangguan psikosomatik ini sangat memperberat keluhan atau penderitaan yang suatu penyakit. Sebagian ada yang disadari oleh penderitanya, sebagian lain justru tidak disadari. Dengan kata lain, “beban emosi” yang ditanggung oleh penderita itu kadang tidak disadari. Hal ini karena beban itu telah menyatu dalam dirinya dan mengendap di pikiran bawah sadarnya. Meskipun banyak pula yang menjadi beban pikiran dan disadari sepenuhnya oleh penderitanya.
Para praktisi EFT (Emotional Freedom Technique) misalnya, menyakini bahwa 80% penyakit disebabkan oleh emosi yang tidak selesai. Emosi ini mengganggu pikiran dan kemudian mengganggu ritme atau irama tubuh sehingga sehingga fisiologis tubuh pun terganggu. Akibatnya daya tahan tubuh menurun dan beberapa fungsi terganggu, misalnya peredaran darah. Sehingga tubuh menjadi sakit atau setidaknya muncul keluhan sakit. Untuk mengatasinya, “akar emosi”nya harus diselesaikan dahulu. EFT dapat membantu menyelesaikan “akar emosi”ini secara efektif.

Selain pendekatan EFT, therapi atau mengatasi gangguan psikomatik dapat juga dilakukan dengan pendekatan NLP (Neuro Linguistic Programming) dan Hypnotherapy.
Nah, jika Anda merasa menderita gejala psikomatik dan ingin mengatasinya, silakan menghubungi kontak kami dan kita buat janji untuk mentherapinya. Siap?