Outbound Sampit, Kalteng
Ada yang bertanya ketika bertanya tentang biaya kegitan outbound: Kok mahal ya? Padahal kegiatannya kan “cuma” gitu-gitu aja? Hehehe hehe…
Baiklah, sebelum lebih jauh tentang outbound yang cuma gitu-gitu aja. Mari kita bahas dulu tentang pembagian ranah atau kuadran outbound. Setidaknya versi kami, Borneo Development Centre. Ada empat ranah kegiatan outbound. Yakni fun/gathering outbound yang durasinya umumnya 90 sampai 120 menit. Lalu ada team building outbound yang punya tujuan bikin solid outbound atau sebagai problem solving dalam mengatasi kebuntuan tim. Ini durasinya tergantung tujuan dan bagaimana team building mau dilaksanakan. Yang pasti ini lebih serius daripada fun ataupun gathering outbound.

Ranah ketiga adalah training outbound. Outbound yang didalamnya menyisipkan peningkatan kapasitas alias capacity building. Ini outbound yang serius juga. Meskipun yang namanya outbound tetap dilaksanakan dengan gembira dan bahagia. Hehehe. Durasi training pastilah lebih lama dari team building outbound. Bisa juga sih lebih singkat. Tergantung tujuan dan kebutuhan organiasai serta kendala yang dihadapi.
Bentuk outbound training bisa pakai camp atau biar gagah disebut super camp atau apalah sebutannya. Intinya adalah peserta dibawa dalam suasana yang penuh semangat, gembira, namun tetap dalam rangka pembelajaran. Pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning). Atau ada pula bentuk lain seperti hiking dengan menyisipkan game terpilih, dan sebagainya. Tergantung kreativitas vendor ataupun provider outboundnya.
Nah… kuadran terakhir dari outbound adalah outbound petualangan alias adventure outbound. Ini pun banyak ragam dan variasinya. Dari sekedar rekreatif, hingga yang berbentuk bertahan di alam terbuka. Dan tentu saja, karena ini outbound, semuanya tetap dalam kerangka pembelajaran. Gebitu ya….. mengenai ragam kegiatan outbound.

Adapun kenapa biaya outbound kerap dianggap mahal, itu karena komponen dalam pelaksanaan outbound tidaklah sekedar yang terlihat. Di balik layar kegiatan outbound, ada banyak biaya lain yang tidak terlihat. Oalaaa… kayak makhluk gaib saja. Hehehe.
Komponen biaya outbound meliputi biaya personil, biaya transportasi, biaya peralatan, akomodasi, biaya konsumsi, biaya komunikasi, dan biaya pendukung. Biaya personil meliputi honor untuk event leader, fasilitator utama, fasilitator pembantu, dan fasilitator pendukung seperti game observer dan medical support. Plus.. yang tidak pernah dicantumkan dalam prenawaran atau proposal adalah biaya pengembangan sumberdaya manusia di provider outbound. Sebab semua kru yang terlibat juga perlu dikompakkan dan pelatihan, serta kebutuhan lain macam seragam misalnya.
Biaya transportasi, walaupun naik kendaraan sendiri juga dihitung oleh provider outbound, apalagi kalau jaraknya jauh, semisal di luar kota. Begitu pula dengan akomodasi jika harus menginap atau perlu tempat istirahat. Termasuk biaya konsumsi dan seterusnya. Khusus untuk peralatan. Terkadang provider outbound dapat menggunakan peralatan yang dipakai berulang, namun adakalanya harus beli peralatan baru untuk program yang diterapkan pada klien atau customer tertentu. Apalagi jika ada tujuan khusus yang ingin dicapai.

Selain itu, ada masa atau waktu ketika peralatan tersebut harus diganti karena pemakaian. Atau bisa jadi penambahan peralatan karena jumlah peserta yang bertambah. Dan bicara soal kegiatan pendukung, itu meliputi kegiatan pembelian alat komunikasi seperti sound system, handy atau walkie talki, perlengkapan P3K, tenda, dan lainnya. Yang tidak langsung digunakan dalam kegiatan outbound, akan tetapi sangat diperlukan.
Diluar itu, provider outbound juga perlu mendapat keuntungan dan… bayar pajak. Ada provider yang memilih tarifnya sudah termasuk (include) pajak, baik PPh maupun PPN. Adapula yang memikulkan tanggung jawab pembayaran pajak ke pengguna, klien, atau customer sehingga harga penawarannya menjadi exclude tax alias diluar pakaj. Itu strataegi bisnis aja.
Maka… jika ada penawaran kegiatan outbound… berapa pun angkanya biasanya sudah dihitung oleh provider bahwa itu harga yang wajar dan saling membahagiakan. Apakah kemudian harga penawaran itu bersifat glondongan atau per pax, lagi-lagi tergantung strategi dan permintaan klien. Kita provider outbound kan punya prinsip simpel: bahagia diatas kebahagian orang lain.
Permisiiiii… Sila hubungi kontak kami.