Glossophobhia: Ketakutan Berbicara di Depan Umum

Public Speaking Sampit, Kalteng

Jika Anda, para sohib, takut berbicara di depan umum, tidak perlu khawatir apalagi sampai cemas. Anda tidak sendiri. Percayalah…

Ada banyak orang yang juga takut atau minimal cemas kalau diminta berbicara di depan umum. Penelitian yang dilakukan oleh The people’s Almanack Book of Lists tentang perasaan takut dilakukan terhadap 3000 orang Amerika. Yang mengesankan dari  survey tersebut adalah, ketakutan tertinggi orang Anerika yang mencapai 41% adalah berbicara di depan umum.

Takut berikutnya adalah  menghadapi ketinggian yaitu 32%. Kemudian takut terhadap serangga dan hama, masalah keuangan, air yang dalam, masing-masing 22%. Ketakutan terhadap  penyakit dan kematian, masing-masing 19%. Sedangkan  takut terbang yang menduduki peringkat terakhir yaitu 18%.

Selain faktor belum terbiasa atau belum terlatih, takut berbicara di depan umum juga dapat dipengaruhi oleh gangguan psikologis yang disebut glossophobia. Glossophobia merupakan fobia atau cemas berlebihan ketika seseorang harus berbicara di depan umum atau orang banyak. Fobia ini termasuk salah satu jenis fobia sosail. Glossophobia bukanlah  gangguan mental berbahaya, tetapi tetap perlu diatasi dan dikelola dengan baik agar tidak mengganggu kehidupan dan karier penderitanya.

Kebanyakan orang dengan glossophobia tidak menunjukkan gejala jenis fobia sosial lainnya. Seperti takut bertemu orang baru atau takut melakukan tugas di depan orang lain. Faktanya, banyak orang dengan glossophobia dapat menari atau bernyanyi di atas panggung, asalkan mereka tidak perlu berbicara.

Bahkan ketika bercakap-cakap dalam sebuah pertemanan mereka biasa-biasa saja.Meskipun demam panggung adalah pengalaman yang relatif umum pada mereka yang menderita glossophobia. Glossophobia bahkan bisa terjadi di depan beberapa orang saja.Ini dapat menyebabkan penderitanya menghindari situasi di mana ia mungkin menjadi fokus perhatian.

Baca Juga  Public Speaking Balikpapan : Mengatasi Hambatan dalam Public Speaking

Banyak orang dengan glossophobia takut dihakimi, dipermalukan, atau ditolak, saat berbicara di depan umum. Mereka mungkin memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan, seperti gagal menyampaikan laporan di kelas dengan baik.Meskipun fobia sosial sering terjadi dalam keluarga, penyebab pasti dari glossophobia tidak sepenuhnya dipahami.

Ada beberapa cara mengatasi glosssophobia, diantaranya dengan melatih diri untuk membiasakan berbicara didepan umum, konsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan psikoteraphi, atau pun menggunakan obat anti depresan. Pendekatan lain seperti EFT (Emotional Freedom Technique), NLP (Neuro-Linguistic Programming), ataupun hypnotheraphi dipercaya cukup efektif untuk mengatasi ketakutan berbicara di depan umum ini.

Nah… jika Anda atau organisasi Anda perlu pelatihan atau training Public Speaking, jangan sungkan untuk menghubungi kami. Sila kontak kami untuk pelatihan public speaking yang efektif dan berkesan.

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *