Dua Masalah Pede dalam Public Speaking

Pelatihan Public Speaking, Banjarmasin, Kalsel

Berbicara di depan umum atau public speaking itu gampang. Yang bikin tidak gampang itu adalah ketika orang dipaksa untuk melakukannya. Sebab tidak siap. Ada juga yang bikin ruwet. Public speaking menjadi sesuatu yang nggak enak. Sebab apa? Sebab ada yang sebenarnya tidak paham, apa itu public speaking maksain diri untuk ngomong. Kok bisa?

Kalau begityu…. Maksudnya begitu. Mari kita bahas secara lebih sistematis. Caileh…. Sok akademis pula ya? Hehehe… Baiklah.

Secara umum masalah utama dalam public speaking hanya dua. Dan keduanya berkaitan erat dengan yang namanya pede alias percaya diri. Konkretnya begini. Pertama adalah kurang percaya diri, dan yang kedua adalah terlalu percaya diri.

Kurang percaya diri ini yang dominan. Sebab sebagian besar orang menganggap bahwa berbicara di depan umum adalah momok menakutkan. Bahkan konon, ada penelitian di negara maju, yang menyatakan bahwa ketakutan berbicara di depan umum lebih menakutkan daripada kematian. Bahasa kitanya, lebih baik gue mati, daripada harus ngomong di depan umum. Nah Lo!

Pertanyaannya, kenapa sebagian besar orang tidak percaya diri kalo harus ngomong di depan umum? Jawabnya bejibun. Mulai dari tidak biasa. Tidak berani. Hingga tidak tahu harus ngomong apa. Padahal banyak yang mau diomongkan. Tetapi pas gilirian mau ngomong di depan umum. Jadi hilang semuanya. Gugup. Gemetar, Mirip kayak lihat Polantas pas lagi razia. Hehehehe….

Nah ini sebenarnya masalah sepele. Anda tidak pede bicara di depan umum, karena tidak membiasakan diri alias tidak berlatih. Padahal seperti yang sering dibicarakan, kunci utama mahir public speaking adalah 3B. Berlatih. Berlatih, dan Berlatih. Terus berlatihnya sama siapa, kapan, dimana? Hehehe… baca tulisan ini sampai habis ya…?

Baca Juga  Ketika Berkah Menjadi Musibah

Cara berlatihnya bisa otodidak. Berlatih sendiri. Semacam trial dan error. Ya… perlu waktu lama sih dan belum tentu efektif. Ada pilihan lain? Beli buku public speaking. Baca. Pelajari. Praktekkan. Ini lebih baik, namun sekali lagi perlu waktu lama dan belum tentu berhasil. Bagaimana dengan nonton youtube? Ini juga perlu kemauan dan harus menyediakan waktu khusus.

Maka pilihan terbaiknya adalah ikuti training atau pelatihan public speaking dengan trainer yang kompeten dan berpengalaman. Kenapa kompeten? Ya supaya yang melatih punya kemampuan metodologi bagaimana membimbing Anda menjadi pembicara yang baik. Pelatihannya efektif dan tidak asal alias tidak ngawur. Tentu saja trainernya sudah jadi pembicara atau berpengalaman menjadi public speaker. Syukur punya penghargaan atau pernah menjadi juara pidato atau sejenis.

Adapun masalah kedua dalam public speaking adalah terlalu percaya diri. Asal berani ngomong. Bisa pegang mik.. ya terus ngomong ngalur ngidul kesana kemari. Topiknya nggak jelas. Urutannya kacau. Suara keras, Tetapi tidak jelas arahnya. Pesan tldak sampai. Tidak dimengerti. Sementara boros waktu. Sebagian pendengar bingung. Sebagian nggak paham. Yang lain menggerutu dan tertidur. Hehehe…

Terhadap yang begini pun… pilihannya adalah ikuti pelatihan ataupun training public speaking. Cukup dua hari pelatihan, maka masalah public speaking pun teratasi.

Hubungi kontak kami untuk pelatihan public speaking yang asik dan efektif. Borneo Development Centre melayani pelatihan public speaking di Banjarmasin, Palangkaraya, Sampit, Banjarbaru, Samarinda, Kotabaru, Balikpapan, dan kota lainnya di Indonesia. Baik secara inhouse training, regular, maupun private.

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *