Kepemimpinan Itu Menular

Leadership Sampit, Kalteng

Menjadi pemimpin itu laksana seorang artis yang lagi manggung. Perhatian anakbuah atau orang yang Anda pimpin akan terfokus kepada Anda. Pemimpin itu berada dibawah spotlight, lampu sorot besar, dimana bawahan Anda adalah penonton yang sedang memelototi Anda. Dan lebih jauh mereka meniru Anda. Bahkan ada yang mengcopy paste pemimpinnya.

Maka jangan heran jika di suatu wilayah ataupun sebuah organisasi, kalau pemimpinnya hoby sepeda onthel, maka anak buahnya pun rame-rame “ngonthel”. Kalau pemimpinnya hoby trabas dengan motor trail, anak buahnya juga berlomba-lomba menampilkan diri sebagai crosser. Hehehe. Bahkan kalau sang pemimpin hobby musik, maka bawahan yang bersuara fals dan cempreng pun memaksa bernyannyi. Meskipun sang pemimpin sebenarnya hanya menyumbangkan lagu. Maksudnya lagu bagus dibikin sumbang. Hehehehe….

Karena leadership alias kepemimpinan itu menular, seorang pemimpin wajib menjaga mood-nya untuk berada dalam kondisi yang baik. Tetap tenang, fokus, dan obyektif. Sikap emosional tentu saja dihindari. Sikap jutek, pilih kasih, atau lainnya, tidak hanya menghambat kinerja organisasi yang dipimpinnya. Lebih jauh bahkan dapat mempersulit dirinya dan organisasinya. Dalam pemerintahan, kepatutan dan kepatuhan merupakan hal yang perl dilaksanakan secara konsisten oleh seorang pemimpin, jika ingin bawahannya bersikap sama.

Jika bawahan melihat pimpinannya menunjukkan antusiasme, semangat, dan kegembiraan, dalam sekejap, seluruh tim akan menunjukkan sikap yang sama. Kepemimpinan itu, sekali lagi menular. Jika pemimpinnya berlaku disiplin, adil, dan mempedulikan bawahan. Sikap yang sama akan ditunjukkan oleh bawahannya. Maka dalam perilakunya, dalam kesehariannya, seorang pimpinan ataupun pemimpin, harus memastikan memancarkan kebahagiaan dan antusias. Be happy and enthusiastic!

Dalam kegiatan outbound itu seringkali sangat terlihat. Juga apa yang terjadi dalam organisasi, mudah sekali terbaca, saat kegiatan outbound. Jika pimpinannya bersemangat dan bersikap baik, biasanya dalam sekejap kegiatan outbound menjadi sangat menyenangkan dan asik. Hal yang sama, saat training di kelas. Maka dari itu penting bagi organisasi, baik organisasi bisnis (perusahaan) maupun organisasi publik (instansi) untuk secara berkala mengadakan training ataupun outbound. Baik yang sifanya refresher (penyegaran) atau rekreasional, maupun yang lebih serius.

Baca Juga  Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Fasilitator Outbound

Kepemimpinan adalah keteladanan. Menjadi pimpinan atau pemimpin adalah menjadi sumber inspirasi bagi bawahan. Jadilah inspirator sejati, membawa bawahan mencapai pencapaian baru dalam perkerjaan dan kehidupan mereka. Jadilah pemimpin yang bahagia ketika bawahannya mendapatkan promosi jabatan karena kinerja dan prestasinya. Bukan yang menindas bawahan hanya karena isu atau bisikan-bisikan yang tidak jelas. Apalagi jika ada unsur tranasaksional di dalamnya.

Jadi….  jika organisasi Anda memerlukan outbound atau training bagi kayawan atau pegawai Anda, silakan menghubungi Borneo Development Centre.  Dengan segala kerendahan hati kami akan senang sekali bekerjasama dengan Anda. Sila hubungi kontak kami untuk kerjasama kita. Organisasi Anda di Banjarmasin, Sampit, Palangkaraya, Balikpapan, Samarinda, Kasongan, Pangkalan Bun, Kuala Pembuang, Marabahan, Kuala Kapuas, dan Lamandau maupun kota lainnya di Indonesia. Insya Allah kita lakukan kegatan yang bermakna.

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *