Generasi Baby Boomer dan Gaya Komunikasi

Pelatihan komunikasi Sampit, Kalteng

Dalam 100 tahu terakhir, telah terjadi pergantian generasi yang sangat cepat. Setidaknya abad ini telah melahirkan enam generasi yakni Generasi tradisional yang kerap disebut juga sebagai Silent Generation. Yakni generasi yang lahir sebelum tahun 1946. Kemudian generasi baby boomer, generasi X, generasi Y alias generasi milenial, generasi Z atau sering disebut generasi zoomer, hingga generasi paling muda yakni generasi alpha yang lahir pasca 2012.

Tentu saja setiap generasi mempunyai masa yang berbeda dan teknologi yang berbeda pula, yang kemudian melahirkan gap atau kesenjangan antar generasi. Sebab ternyata, karakter dan habbiys atau kebiasaan antar generasi tersebut tidak sama. Hal yang jika tidak dipahami dapat menimbulkan kesalahpahaman dan ketidaksambungan. Misalnya saja dalam komunikasi. Baik di lingkungan keluarga di dalam rumah, di lingkungan kerja, hingga di masyarakat.

Sehingga kita perlu mengenali karakter dari masing-masing generasi. Okay.. kita mulai dari generai baby boomer.  Generasi baby boomers lahir pada kisaran tahun 1946-1964. Disebut Baby Boomers karena pada tahun-tahun ini terjadi peningkatan jumlah kelahiran yang signifikan setelah kembalinya para prajurit Perang Dunia II ke rumah dan memulai keluarga.

Adapun ciri-ciri generasi Baby Boomer antara lain memiliki hasrat untuk perubahan dan kemajuan: Generasi ini dikenal karena kesediaan mereka untuk membawa perubahan dan kemajuan sosial. Banyak anggota generasi ini yang terlibat dalam gerakan hak-hak sipil dan feminis dan seringkali berada di garis depan dalam upaya mempromosikan keadilan dan kesetaraan sosial.

Generasi baby boomer juga fokus pada pemenuhan pribadi. Generasi Baby Boom dikenal memprioritaskan pemenuhan pribadi dan lebih mementingkan diri sendiri dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka perintis inovasi teknologi. Generasi baby boomer adalah generasi pertama yang tumbuh dengan akses luas ke teknologi, dan mereka telah memainkan peran penting dalam mengembangkan dan mengadopsi teknologi baru.

Baca Juga  PANDEMI dan TANTANGAN PENGEMBANGAN SDM di KALTENG

Sifat mereka yang dianggap kaku oleh generasi berikutnya adalah, Generasi Baby Boomer menghargai formalitas dan keterusterangan dalam komunikasi. Mereka juga cenderung mengandalkan email dan telepon untuk komunikasi di tempat kerja, mengingat itulah yang paling dekat dengan komunikasi langsung.

Generasi Baby Boomer senang diberi informasi dan detail latar belakang. Mereka menyukai komunikasi mereka yang seimbang antara email, pesan suara, rapat, dan komunikasi langsung. Mereka menyukai tatakrama dan penghormatan serta senang menceritakan perjuangannya.

Sebagai pekerja keras, Generasi Baby Boom menghargai pengakuan atas pengetahuan dan keterampilan mereka. Mereka biasanya ahli di bidangnya dan seringkali sangat senang berbagi ilmunya. Mereka harus didorong untuk membimbing pekerja yang lebih muda.

Penasaran dengan generasi om-om dan tante-tante ini?

Borneo Development Centre siap beerjasana mengadakan pelatihan komunikasi di instansi atau perusahaan Anda. Terutama berkenaan dengan kesenjangan komunikasi dan lainnya. Sila menghubungi kontak kami. Kami akan senang sekali bekerjasana dengan Anda, Salam hebat bermanfaat.

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *