Pelatihan Kepemimpinan Sampit, Kalteng.
Banyak model atau teknik kepemimpinan yang dikembangkan dan coba diterapkan. Diantaranya adalah gaya kepemimpinan transformasi alias transformational leadership. Menurut catatan, model kepemimpinan transformasional dicrtskan pertama kali oleh sejarawan dan penulis biografi bernama James MacGregor Burns pada tahun 1978.
Meski ada banyak definisi tentang kepemimpinan transformasional. Namun secara singkat, model kepemimpinan transformasional merujuk pada pemimpin memotivasi dan memberdayakan orang-orang di bawah tanggung jawabnya untuk bekerja sama mewujudkan visi organisasinya, baik perusahaan ataupun organisasi lainnya. Kepemimpinan transformasional, menyatukan kepercayaan, rasa hormat, dan kekaguman dari pengikutnya. Sehingga mirip kepemimpinan kharismatik, walaupun sebenarnya berbeda.

Gaya kepemimpinan transformasional menginspirasi perubahan positif pada pengikutnya. Sebab para pemimpin transformasional umumnya enerjik, antusias dan penuh semangat. Selain punya visi yang jelas tentang arah organisasi dan juga mampu mengkomunikasikannya dengan baik dengan pengikutnya, para pemimpin transformasional juga sangat terbuka dalam menerima gagasan dari pengikutnya. Mereka juga sangat mendukung dan memberdayakan. Sehingga muncul kebersamaan yang kuat antara pemimpin dan pengikutnya.
Anda termasuk pemimpin yang transformasional?
Baiklah. Menurut Bernard M. Bass (1985) serta Robbins dan Judge (2008), setidaknya ada empat ciri kepemimpinan tranformasional. Ciri tersebut meliputi stimulasi intelektual, konsiderasi individu, motivasi yang menginspirasi, dan dan idealisasi pengaruh.

Stimulasi Intelektual atau intellectual stimulation, maknanya adalah bahwa para pemimpin transformasional selalu berusaha mengubah pemikiran, teknikm dan target usang. Mereka berusaha menemukan ide baru, gagasan baru, atau perbaikan lainnya yang menuju lebih baik. Dengan demikian, para pemimpin transformasional selalu membuka peluang baru bagi setiap anggotanya untuk belajar, menermukan pemikiran yang lebih rasional, hingga mencoba cara-cara baru dalam melakukan sesuatu, serta berinovasi untuk menemukan sesuatu yang lebih baik
Konsiderasi Individual (Individualized Consideration), adalah kecakapan pemimpin transformasional untuk mampu memahami perbedaan individual para pengikut atau bawahannya. Mereka paham bahwa setiap individu berbeda dan unik. Oleh karenanya dalam kepemimpinan transformasional, komunikasi menjadi sangat terbuka dan berlangsung dengan proses saling menghargai. Baik dalam hal adanya perbedaan kecenderungan komunikasi individu maupun dalam perbedaan pengertian.Pemimpin tidak hanya memberi arahan atau perintah, tetapi juga memberi dukungan dan penghargaan kepada pengikut atau bawahan. Sekaligus juga bersedia mendengarkan dan atau menerima gagasan dari bawah tersebut.

Motivasi Inspirasional (Inspirational Motivation), ditandai dengan perilaku pemimpin yang memiliki visi yang jelas dan mampu mengomunikasikannya kepada setiap anggota. Pada prosesnya, mereka juga cenderung berperan sebagai mentor dan coach yang fokus mendampingi. Para pemimpin transformasional tidak hanya memberikan tantangan, namun juga senantiasa membangkitkan optimisme, antusiasme, dan motivasi dalam diri setiap anggotanya.
Sedangkan dalam idealisasi Pengaruh (idealized influenc), pemimpin transformational adalah pemimpin yang kharismatik. Anggotanya memiliki keyakinan yang mendalam terhadap pemimpinnya, merasa bangga bisa bekerja bersama, dan mempercayai kapasitas pemimpinnya dalam mengatasi setiap permasalahan. Seorang pemimpin transformasional oleh karenanya menjadi tokoh panutan dan mampi membangun budaya perusahaan dengan kebersamaan menciptakan nilai kebaikan bersama.

Jika perusahaan, atau instansi Anda memerlukan informasi atau pelatihan yang lebih mendalam tentang kepemimpinan transformasional atau leadership, silakan menghubungi kontak kami. Dengan pendekatan NLP (neuro-linguistic programming) dan berbasis pembelajaran pengalaman (experiential learning), pelatihan yang dilaksanakan Borneo Development Centre akan lebih berkesan dan lebih efektif. Insyaa Allah.
Salam praktikal dan unggul.