Training Soft Skill Sampit: Pembekalan untuk Mahasiswa LPP Quantum

Training Soft Skill Sampit, Kalteng

Pendidikan tinggi tidak hanya tentang penguasaan pengetahuan akademik semata, namun juga melibatkan pengembangan keterampilan tambahan yang dikenal sebagai soft skill. Soft skill adalah keterampilan non-teknis yang meliputi kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, kepemimpinan, kreativitas, dan adaptabilitas.

Meskipun pengetahuan dan keterampilan teknis penting untuk mengejar karir yang sukses, pembekalan soft skill juga memiliki peran yang tak tergantikan dalam membentuk mahasiswa menjadi individu yang berdaya saing di dunia kerja yang semakin kompetitif. Salah satu alasan mengapa pembekalan soft skill penting bagi mahasiswa adalah karena kemampuan ini mampu meningkatkan kualitas mereka dalam berkomunikasi.

Kemampuan berkomunikasi yang baik sangat dibutuhkan dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam lingkup pribadi maupun profesional. Mahasiswa yang memiliki soft skill komunikasi yang baik dapat dengan mudah menyampaikan ide dan pendapat mereka dengan jelas dan efektif. Mereka juga memiliki kemampuan mendengarkan yang baik, yang merupakan aspek penting dalam berinteraksi dengan orang lain.

Dalam dunia kerja, kemampuan berkomunikasi yang baik dapat membantu mahasiswa untuk membangun hubungan profesional yang kuat dan efisien dengan rekan kerja dan klien. Selain itu, pembekalan soft skill juga penting karena dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam bekerja dalam tim. Bekerja dalam tim adalah bagian penting dari kehidupan profesional, dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan orang lain sangat dihargai.

Dalam situasi kerja yang mengharuskan kolaborasi tim yang baik, mahasiswa yang telah dilengkapi dengan soft skill dapat dengan mudah beradaptasi dan berkontribusi dalam tim. Mereka dapat memahami peran mereka dalam tim, mendengarkan pendapat orang lain, dan bekerja secara efektif untuk mencapai tujuan bersama.

Pembekalan soft skill ini juga dapat membantu mahasiswa dalam mengatasi konflik dan menyelesaikan masalah dengan baik dalam konteks tim. Selanjutnya, pembekalan soft skill juga berperan dalam pengembangan kepemimpinan. Mahasiswa yang dilengkapi dengan soft skill kepemimpinan memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang efektif di masa depan. Kepemimpinan melibatkan kemampuan untuk menginspirasi dan memotivasi orang lain, mengambil keputusan yang tepat, dan mengelola konflik.

Baca Juga  Pentingnya Soft Skill dalam Dunia Kerja di Indonesia

Mahasiswa yang memiliki soft skill kepemimpinan dapat menjadi pemimpin yang efektif dalam lingkungan akademik maupun profesional. Mereka juga dapat mendemonstrasikan kemampuan untuk mengelola tim, mengarahkan proyek dengan baik, dan mengambil tanggung jawab dalam mencapai tujuan bersama. Terakhir, pembekalan soft skill juga penting karena dapat meningkatkan kreativitas dan adaptabilitas mahasiswa.

Kemampuan berpikir kreatif dan beradaptasi dengan perubahan adalah keterampilan yang sangat dihargai di dunia kerja yang terus berkembang. Mahasiswa yang dilengkapi dengan soft skill ini memiliki kemampuan untuk berpikir di luar kotak dan memberikan solusi yang inovatif terhadap masalah yang dihadapi. Mereka juga dapat dengan cepat beradaptasi dengan perubahan lingkungan kerja dan teknologi yang terjadi dengan cepat. Dalam kesimpulannya, pembekalan soft skill bagi mahasiswa memiliki peran yang penting dalam membentuk mereka menjadi individu yang berdaya saing di dunia kerja.

Kemampuan komunikasi, bekerja dalam tim, kepemimpinan, kreativitas, dan adaptabilitas adalah beberapa soft skill yang perlu dikembangkan oleh mahasiswa. Dengan memperoleh soft skill ini, mahasiswa dapat meningkatkan peluang karir mereka, memenuhi tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif, dan menjadi individu yang sukses secara profesional. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu memberikan perhatian yang lebih besar dalam memberikan pembekalan soft skill kepada mahasiswanya

Dalam upaya menyiapkan peserta pendidikan yang melakukan magang di dunia usaha/dunia kerja, LPP Quantum mengadakan pembekalan untuk peserta didiknya. Acara yang diikuti oleh sekitar 160 orang peserta didik tersebut dilaksanakan di Islamic Centre Sampit.

Acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kotim, Joni Tangkere, dan diisi oleh dua narasumber, yakni dari Willmar Group dan dari Borneo Development Centre. Sedangkan materi yang disampaikan yakni persiapan magang dan pembelakan soft skill dalam kaitannya dalam dunia kerja atau dunia usaha.

Baca Juga  Seminar Capacity Building/Motivator di Sampit, Kalteng

Dalam pemaparannya, Norman, menyampaikan beberapa hal pokok berkenaan dengan acara tersebut meliputi pentingnya soft skill dalam dunia kerja, perbedaan soft skill dan hard skill, serta apa yangharus diperhatikan selama magang, terutama berkenaan dengan sikap kerja, hubungan kerja, dan problematika dunia kerja. Termasuk kesenjangan antar generasi.

Nah, jika organisasi Anda, lembaga pelatihan, perusahaan, atau instansi pemerintah memerlukan training atau pelatihan berkenaan denga soft skill, sila menghubungi kontak kami. Layanan kami akan senang sekali membantu dan bekerjasama untuk mendapatkan pelatihan yang efektif, bermanfaat, dan berkesan. Sampai jumpa…..!

Author: norman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *